Polda Jateng cek isu terompet tahun baru berbahan sampul Al Quran

Kasus pertama diketahui di sebuah pertokoan di Kendal

Rappler.com

Published: 7:50 PM December 28, 2015

Updated: 7:50 PM December 28, 2015

Pengrajin membuat terompet dari bahan limbah, di Kediri, Jawa Timur. Foto oleh Prasetya Fauzani/Antara

SEMARANG, Indonesia  —  Polda Jawa Tengah sedang menyelidiki kebenaran informasi adanya penggunaan bahan baku pembuatan terompet yang diduga sampul Al Quran yang beredar di sejumlah toko modern di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Nur Ali, di Semarang, Senin, membenarkan adanya pendalaman terhadap temuan terompet yang bahan bakunya diduga sampul Al Quran itu. "Masih didalami," katanya.

Terompet berbahan baku diduga Al Quran tersebut berawal dari temuan warga di salah satu toko modern di Kebondalem, Kabupaten Kendal. Puluhan terompet yang belum sempat terjual diamankan di sejumlah toko modern.

Namun, tidak sedikit terompet yang diduga bermasalah tersebut telah laku terjual. Para pengelola toko modern yang menjual terompet tersebut mengaku tidak mengetahui karena kondisinya telah terbungkus hiasan plastik.

Dari tampilannya, pada bahan baku terompet tersebut tertera tulisan Kementrian Agama Tahun 2013 serta kaligrafi bertulisan Arab.  Terpisah, Kepala Polrestabes Semarang, Kombes Pol. Burhanudin, menyatakan, terompet-terompet tersebut sempat disimpan di salah satu gudang di kawasan industri Wijayakusuma, sebelum akhirnya didistribusikan ke daerah Kendal. 

"Informasinya produk dari Solo, disebarkan di Kendal," katanya.  —  Laporan Antara/Rappler.com

BACA JUGA

Banda Aceh larang perayaan malam tahun baru

Tak sesuai syariat Islam, Banda Aceh larang perayaan tahun baru

10 resolusi tahun baru agar kariermu melesat