Kemenhub pastikan pramugari maskapai VietJet akan berpakaian sopan

VietJet menjelaskan jika busana bikini bukanlah seragam mereka

Rappler.com

7:50:0am August 25, 2017

7:50:9am August 25, 2017

SOPAN. Maskapai asal Vietnam VietJet akan memastikan bahwa pramugari mereka mengenakan pakaian sopan saat melakukan penerbangan ke Jakarta. Foto: maskapai VietJet

SOPAN. Maskapai asal Vietnam VietJet akan memastikan bahwa pramugari mereka mengenakan pakaian sopan saat melakukan penerbangan ke Jakarta. Foto: maskapai VietJet

JAKARTA, Indonesia - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan maskapai berbujet murah Vietjet sudah memenuhi persyaratan yang diminta oleh Pemerintah Indonesia sebelum membuka rute ke Jakarta. Persyaratan yang harus dipenuhi yaitu para pramugarinya mengenakan pakaian yang sopan dan bukan mengenakan bikini.

Permintaan Budi disanggupi oleh maskapai Vietjet dan telah disampaikan secara langsung.

“Vietjet secara tegas memastikan pramugarinya tidak akan mengenakan pakaian seragam bikini dalam penerbangannya ke Indonesia. Mereka akan menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan dan adat timur. Apalagi Indonesia merupakan negara dengan penduduk mayoritas beragama Muslim,” ujar Plt Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan pada Kamis, 25 Agustus melalui keterangan tertulis.

Sementara, manajemen maskapai Vietjet mengatakan kepada Budi, bahwa bikini yang dipakai oleh pramugari dan diberitakan banyak media massa itu bukan pakaian resmi mereka.

“(Bikini) itu dikenakan dalam kesempatan peluncuran rute mereka dengan kota destinasi bertema pantai,” kata Henki.

Saat ini, Vietjet mengoperasikan lebih dari 35 rute penerbangan ke berbagai negara, termasuk rute baru Ho Chi Minh City - Jakarta. Maskapai itu juga mengaku telah menyiapkan berbagai menu makanan in flight yang halal.

“Itu dilakukan sebagai wujud penghormatannya kepada budaya dalam masyarakat Muslim, Vietjet memastikan menu makanan yang disajikan dalam penerbangan ke Indonesia terhadap pilihan makanan halal,” kata dia.

Antara Indonesia dengan Vietnam sudah memiliki perjanjian bilateral terkait angkutan udara. Perjanjian itu berisi maskapai asal Vietnam diizinkan terbang dari atau ke Indonesia tanpa batasan frekuensi dari seluruh bandara di Vietnam ke lima bandara di Indonesia.

“Ini menggunakan mekanisme perjanjian multilateral ASEAN atau Maflpas,” katanya lagi.

Hal yang sama juga berlaku bagi maskapai Indonesia yang ditunjuk, maka bisa terbang ke seluruh bandara di Vietnam dari lima bandara di Tanah Air. Namun, sebelum resmi terbang, Kemenhub mengaku akan melihat dari berbagai aspek termasuk berbagai persyaratan harus dipenuhi.

Kuasai pasar domestik

MILIUNER. CEO maskapai VietJet Nguyen Thi Phuong Thao menjadi satu-satunya perempuan miliuner pertama di kawasan Asia Tenggara versi Majalah Forbes. Foto oleh Marwan Naamani/AFP

MILIUNER. CEO maskapai VietJet Nguyen Thi Phuong Thao menjadi satu-satunya perempuan miliuner pertama di kawasan Asia Tenggara versi Majalah Forbes. Foto oleh Marwan Naamani/AFP

Maskapai Vietjet memang tidak bisa dilepaskan dari kampanye bikini yang dikenakan oleh pramugarinya. Sang CEO Nguyen Thi Phuong Thao bukannya tidak menyadari bahwa bikini akan selalu diasosiasikan dengan maskapai yang ia dirikan itu. Namun, ia mengaku tidak terlalu mempermasalahkan.

Kampanye itu dilakukan pada 2011 lalu, namun masih diingat hingga kini.

“Kami tidak keberatan jika orang-orang mengaitkan maskapai kami dengan pencitraan bikini. Jika itu membuat orang-orang bahagia, maka kami juga ikut bahagia,” kata CEO perempuan berusia 46 tahun itu.

Diluncurkan tahun 2011 lalu, Vietjet menjadi maskapai bujet pertama dari Vietnam. Bahkan, mereka sukses memecah pasar yang selama ini didominasi oleh maskapai nasional Vietnam Airlines.

Lima tahun kemudian, VietJet Air masuk ke bursa efek Vietnam pada Februari 2017 dan telah menguasai 40 persen rute penerbangan di dalam negeri. Mereka juga mengklaim berhasil mendapat pemasukan senilai US$ 1,2 miliar.

Maka tak heran jika Nguyen menjadi satu-satunya CEO perempuan terkaya di kawasan Asia Tenggara. Majalah Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya mencapai US$ 1,2 miliar. Dengan total kekayaan yang sedemikian besar, Majalah Forbes memasukan Nguyen ke dalam daftar 56 perempuan di seluruh dunia yang menjadi miliuner. - Rappler.com