Cuci mata melihat sepatu di Negeri Matador

Industri sepatu di Spanyol bertahan dari krisis. Merek kondang dunia berasal dari negeri ini.

Uni Lubis

4:17:37am October 7, 2017

4:18:37am October 7, 2017

Vialis, salah satu merek asli Spanyol yang sangat populer dan menjadi pilihan sepatu sehari-hari. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Vialis, salah satu merek asli Spanyol yang sangat populer dan menjadi pilihan sepatu sehari-hari. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

BARCELONA, Spanyol – Negeri yang sedang sibuk menghadapi keinginan merdeka dari penduduk Catalan ini punya segala yang dibutuhkan untuk menarik wisatawan. Spanyol adalah tujuan ideal untuk wisata budaya dan seni, museum, monumen dan tempat bersejarah, pantai, kehidupan malam dan kuliner serta wisata alam.  Yang tidak banyak diperhatikan orang, Spanyol adalah tempat yang menggiurkan untuk belanja sepatu.  

Saya tertarik menilik industri sepatu di Negeri Matador itu setelah membaca sebuah artikel sebelum saya berkunjung ke sana, pertengahan September 2017.  Spanyol melahirkan banyak merek dagang sepatu yang mendunia dan berusia lebih dari satu abad lamanya.

Sebagian besar pembaca kenal merek sepatu super mahal Manolo Blahnik, bukan?  Sepatu-sepatu cantik makin melambung karena menjadi koleksi dan obsesi Carrie Bradshaw, karakter utama dalam film Sex in the City yang diperankan aktris Sarah Jessica Parker. Manuel “Manolo” Blahnik Rodriguez CBE pendiri dan desainer merek ini lahir di Spanyol, tepatnya di Santa Cruz de la Palma.

Tentu saja, lebih mudah mencari butiknya di kota besar di AS dan negeri kerajaan di Timur Tengah ketimbang di negeri asal, tapi merek ini bisa ditemui di butik mereka yang berada di Barcelona dan Madrid.  Mau lihat bagaimana lekatnya sepatu Manolo Blahnik dengan karakter Carrie Bradshaw? Simak di sini.

Merek high-end lain yang didesain oleh desainer sepatu Spanyol adalah Pura Lopez, yang menjadi langganan keluarga kerajaan dan menjadi bagian dari film yang diproduksi di sana, Pedro Garcia yang diproduksi secara eksklusif di Elda Alicante, kota yang menjadi sumber seniman sepatu, sampai Rebecca Sanver yang juga berasal dari Elda.

Merek 'Camper' baru dipakai sejak tahun 1975, namun pemiliknya telah memulai produksinya tahun 1877. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Merek 'Camper' baru dipakai sejak tahun 1975, namun pemiliknya telah memulai produksinya tahun 1877. Foto oleh Uni Lubis/Rappler

Salah satu merek tertua dan menjadi ikon industri sepatu Spanyol adalah Castaner, produsen sepatu perempuan yang membuka toko pertamanya pada 1927. Keluarga Castaner sebenarnya sudah memproduksi sepatu sejak 1776.  Sepatu Espadrille, sepatu nyaman terbuat dari kanvas atau kain katun dengan sol karet tanpa hak digunakan para prajurit ke laga perang sipil Spanyol.   

Tahun 1960-an keluarga Castaner bertemu Yves San Laurent di Paris, dan memproduksi wedge Espadrille yang pertama, menggunakan hak.  Sejak itu sepatu merek ini digunakan oleh sosok kondang seperti bintang film Grace Kelly yang kemudian jadi Ratu Monaco sampai Ibu negara AS yang menjadi ikon fesyen, Jacquline Kennedy.

Semua merek di atas jauh dari jangkauan kemampuan beli saya. Jadi, di Barcelona saya mengunjungi toko sepatu Vialis, salah satu merek asli Spanyol yang sangat populer dan menjadi pilihan sepatu sehari-hari. Vialis tergolong merek baru yang asli dimulai di Barcelona. Mereka memulai produksi sepatu buatan tangan sejak 1996.  

Salah satu toko Vialis di kawasan utama kunjungan turis, di La Rambla, menyediakan beragam sepatu boot dan model kasual lain dari kulit asli yang nyaman dikenakan sehari-hari. Tak butuh waktu lama bagi merek ini untuk menjadi salah satu yang kondang di sana.  Simak proses pembuatan sepatu mereka dalam video berikut.

Saya juga mampir ke toko merek Camper, salah satu merek sepatu yang mendua. Merek ini baru dipakai tahun 1975, namun  pemiliknya memulai produksinya tahun 1877, cukup tua. Mereka juga punya toko di sejumlah mal kelas atas di Jakarta.  

Meskipun dikenal sebagai merek sepatu dari Spanyol, ternyata sepatu-sepatu kasual Camper tidak diproduksi di negeri itu. Tapi, desainnya memang dibuat di Spanyol, dan karena itu memiliki ciri khas yang unik.  Toko-toko Camper juga memiliki desain modern untuk memberikan pengalaman berbelanja yang menyenangkan.

Oh, jangan lupa, negeri ini adalah tempat membeli sepatu Flamenco, yang biasa digunakan penari Flamenco.  Desain khas, seragam, yang membedakan adalah corak warna.  Sol dan hak sepatu Flamenco dibuat dari kayu sangat kuat sehingga awet saat digunakan menjejak-jejakkan kaki sebagai ciri khas tarian dari Spanyol ini.  Untuk merek yang terkenal ada Begona Cervera dan Senovilla Shoes. Tapi sepatu Flamenco untuk tanda mata dan dipakai dalam pesta-pesta kostum banyak dijual di mana-mana. Simak video pembuatan sepatu itu Flamenco dalam video berikut.

Spanyol adalah negeri yang melahirkan banyak seniman besar.  Barcelona salah satunya, dikenal sebagai rumah karya mengagumkan arsitek Antoni Gaudi.  Pelukis Pablo Picasso lahir di Malaga.  Lalu, desainer sepatu ternama juga ternyata lahir dan mendapatkan inspirasinya negeri indah itu.  

Industri pariwisata Spanyol telah menyelamatkan negeri itu dari kebangkrutan saat krisis ekonomi yang dialami sejumlah negara di Eropa tahun 2012-2013.  Saya menuliskannya di sini.  

Saat ekonomi dunia melemah, industri sepatu di Spanyol justru terus bertumbuh, dan menguasai pasar ekspor sejumlah negara di Eropa.

Jadi, kalau pembaca berkunjung ke negeri ini, belanja sepatu adalah salah satu pilihan wisata belanja.  Teman saya yang tinggal di sana bilang, belanja sepatu di Spanyol lebih murah ketimbang negara utama di kawasan Eropa lainnya.  Tapi memang tetap terasa mahal kalau mengkalkulasi kurs mata uang Euro ke mata uang Rupiah. Hiks Rappler.com