5 fakta tentang desainer Kate Spade

Kate Spade ditemukan meninggal dunia di usia 55 tahun

Rappler.com

2:34:41am June 6, 2018

2:34:41am June 6, 2018

MENINGGAL DUNIA. Kate Spade saat berpose bersama desainer Michael Kors. Kate meninggal dunia Selasa, 5 Juni di usia 55 tahun. Foto oleh Andrew Kent/Getty Images/AFP

MENINGGAL DUNIA. Kate Spade saat berpose bersama desainer Michael Kors. Kate meninggal dunia Selasa, 5 Juni di usia 55 tahun. Foto oleh Andrew Kent/Getty Images/AFP

JAKARTA, Indonesia — Desainer kenamaan dunia yang hasil karyanya selalu digemari para wanita muda, Kate Spade, ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kota New York, Selasa, 5 Juni, waktu setempat.

Dari keterangan pihak kepolisian yang dilansir AFP, Kate dinyatakan meninggal dunia karena bunuh diri. Kate meninggal dunia di usia 55 tahun.

Siapa Kate Spade?

Kate Spade adalah satu dari deretan desainer fesyen ternama dunia yang berbasis di kota New York. Kate dikenal dengan desain-desainnya yang selalu berwarna, klasik tapi cheerful di setiap karya yang dihasilkannya.

Kate terlahir dengan nama Katherine Noel Brosnahan pada 24 Desember 1962 di Kansas City, Missouri. Meski lahir dan besar di AS, Kate memiliki keturunan Irlandia dari orang tuanya.

Kate menyelesaikan pendidikan tingginya di Arizona State University dari jurusan jurnalisme tahun 1985. Setahun setelahnya, ia bekerja di sebuah majalah bernama Mademoiselle. Di sini pula ia bertemu dengan suaminya, Andy Spade.

Bagaimana Kate merintis bisnisnya?

Saat bekerja di Mademoiselle, Kate melihat kurangnya brand atau produk tas tangan yang bagus dan berkualitas. Karena itu, tahun 1991 ia meninggalkan pekerjaannya sebagai fashion editor dan mulai merintis bisnisnya sendiri.

Tahun 1993, akhirnya Kate dan suaminya Andy pertama merilis produk yang diambil dari namanya sendiri, Kate Spade. Awalnya Kate Spade hanya menjual tas tangan namun kemudian berekspansi ke produk lain seperti busana, perhiasan, sepatu dan banyak lagi.

Tak cuma jaya di AS, butik Kate Spade juga satu per satu dibuka di banyak negara, termasuk Indonesia. Rata-rata, penggemar produk Kate Spade adalah para wanita muda yang enerjik dan mulai mapan dalam menjalani hidup dan kariernya.

Foto dari akun Instagram @katespadeny

Foto dari akun Instagram @katespadeny

Sukses dalam sekejap, Kate membuat keputusan mengejutkan dengan menjual 56% saham Kate Spade ke Neiman Marcus Group. Saat itu, alasan Kate karena ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan putri semata wayangnya, Frances.

Namun di tahun 2016, setelah break panjang, Kate meluncurkan brand sepatu dan tas tangan mewah bernama Frances Valentine.

Seperti apa kehidupan pribadi Kate?

Kate datang dari keluarga sederhana. Ia memiliki 5 saudara kandung. Ayahnya memiliki usaha konstruksi dan ibunya seorang ibu rumah tangga.

Ia lantas menikah dengan Andy Spade. Andy adalah saudara laki-laki dari aktor David Spade. Kate memang memiliki beberapa anggota keluarga yang bekerja di dunia entertainment. Selain aktor David Spade, aktris Rachel Brosnahan adalah keponakan Kate.

Tahun 1993, Kate pertama kali bertemu Andy dan memutuskan untuk menikah setahun setelahnya. Anak pertama dan satu-satunya dari pasangan ini lahir Feburari 2005 dan diberi nama Frances Beatrix Spade.

Apa yang menyebabkan kematiannya?

Kabar tentang kematian Kate cukup mengejutkan publik, terutama para pecinta fesyen. Apalagi menurut keterangan kepolisian setempat yang dilansir AFP, Kate meninggal dunia karena bunuh diri.

Selasa, 5 Juni waktu setempat, asisten rumah tangga Kate menemukannya meningga dunia di apartemennya di Manhattan, New York.

Dari segi usia, Kate pun masih tergolong muda, 55 tahun. Hidupnya sukses dan keluarganya pun bahagia. Berbeda dari public figure lainnya yang kebanyakan dikenal karena sensasi dan berita tak sedap, Kate jarang sekali diterpa gosip dan berita miring.

Apakah kematian Kate ini adalah kasus bunuh diri pertama di kalangan desainer fesyen?

Tidak. Dan fakta ini sebenarnya cukup mengejutkan. Sebelum Kate, setidaknya dalam 8 tahun terakhir ada 2 desainer fesyen lainnya yang mengakhiri hidup mereka dengan cara bunuh diri.

Desainer nyentrik Alexander McQueen meninggal dunia Februari 2010 lalu dengan cara menggantung diri di apartemennya di London. Alexander meninggal dunia di usia 40 tahun saat itu.

Alexander memutuskan mengakhiri hidupnya hanya 9 hari berselang dari hari kematian ibunya. Sebelum meninggal, Alexander banyak menuturkan kesedihannya karena ditinggal sang ibu di akun Twitter.

L'Wren Scott, desainer busana yang juga bermukim di New York seperti Kate, meninggal dunia Maret 2014, juga karena bunuh diri. Ia berusia 49 tahun saat ditemukan tak bernyawa di apartemennya.

Ia dikenal karena kariernya yang berawal sebagai model dan berubah ke bisnis merancang pakaian. L'Wren juga lama berhubungan dengan vokalis Mick Jagger, lebih dari satu dekade tepatnya.

—Rappler.com