‘The Incredibles 2’: Kisah konflik baru di keluarga super

Hidup penuh laga keluarga Parr dalam ‘The Incredibles 2’ dapat disaksikan di bioskop Tanah Air mulai 12 Juni 2018

Valerie Dante

2:29:48am June 12, 2018

2:29:48am June 12, 2018

'THE INCREDIBLES 2'. Sekuel kedua 'The Incredibles' mulai tayang 12 Juni 2018. Foto dari akun Instagram @theincredibles

'THE INCREDIBLES 2'. Sekuel kedua 'The Incredibles' mulai tayang 12 Juni 2018. Foto dari akun Instagram @theincredibles

JAKARTA, Indonesia — Berjarak 14 tahun dari rilis film pertamanya, sekuel animasi 3D asal Amerika The Incredibles 2 akhirnya kembali ke layar besar dan mengangkat kisah keluarga Parr. Film yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios ini sudah dapat ditonton di bioskop-bioskop dalam negeri mulai Selasa, 12 Juni 2018.

Kembali ditulis dan disutradarai oleh Brad Bird disertai deretan nama-nama bintang Hollywood yang mengisi suara karakter kesayangan Anda pun kembali membintangi film yang dirilis oleh Walt Disney Pictures ini. Mulai dari Holly Hunter sebagai Helen Parr/Elastigirl, Craig T. Nelson sebagai Bob Parr/Mr. Incredible, hingga Samuel L. Jackson sebagai Lucius Best/Frozone.

Ringkasan cerita

Kisah The Incredibles 2 berlanjut setelah 3 bulan kemenangan keluarga super tersebut atas Syndorme, musuh mereka di film pertama. Tepat setelah itu, keluarga Parr kembali dihadapkan pada kesulitan ketika melawan The Underminer yang hendak merampok bank, sayangnya usaha mereka gagal dan malah menyebabkan kehancuran kota yang justru mereka berusaha untuk lindungi. Akibatnya, mereka diharuskan untuk tidak lagi campur tangan dalam hal keamanan kota.

Keluarga Parr kini dihadapkan kenyataan yang pahit: mereka tak boleh lagi menggunakan kekuatan masing-masing dan berusaha menjadi normal. Bob perlu mencari pekerjaan baru dan Helen perlu merawat anak-anaknya. Namun, sebuah tawaran mengetuk pintu mereka dari kakak-beradik yang ingin melegalkan kembali para superhero di kota. Winston Deavor (Bob Odenkirk) dan Evelyn Deavor (Catherine Keener) merupakan pemilik perusahaan telekomunikasi terkemuka dan memiliki ambisi untuk mengembalikan citra baik dan kepercayaan masyarakat di tangan pahlawan-pahlawan super.

Winston dan Evelyn kemudian menawarkan ide ini kepada Bob, Helen, dan Lucius serta bercerita bahwa rencana mereka akan dimulai dengan strategi public relations yang baik. Kemudian sang kakak-beradik menunjuk Helen untuk menjadi ujung tombak rencana mereka dengan keyakinan bahwa Elastigirl dapat menjadi “maskot” dari gerakan ini.

SUPERHERO. Hellen Parr alias Elastigirl kembali menekuni pekerjaan lamanya sebagai superhero. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

SUPERHERO. Hellen Parr alias Elastigirl kembali menekuni pekerjaan lamanya sebagai superhero. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

Masalah muncul kala misi-misi Elastigirl selalu diinterupsi oleh seorang supervillain baru dan Bob menghadapi kesulitan di rumah.

Highlights

Perbedaan mencolok yang ditawarkan dari The Incredibles 2 adalah konflik sehari-hari yang keluarga Parr hadapi. Berbeda dengan film pertamanya yang memfokuskan plot pada pekerjaan Mr. Incredible, dalam sekuel ini penonton akan lebih melihat bagaimana kegiatan sehari-hari keluarga Incredibles yang tidak menggunakan kekuatan mereka.

KELUARGA. Saat istrinya berjuang menumpas kejahatan, Mr. Incredible harus mengurus keluarga. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

KELUARGA. Saat istrinya berjuang menumpas kejahatan, Mr. Incredible harus mengurus keluarga. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

Tak hanya itu, dalam film ini baik Violet (Sarah Vowell) maupun Dash (Huck Milner) terlihat sudah lebih mahir dalam mengendalikan dan memanfaatkan kekuatan masing-masing. Penonton pun dijamin akan dibuat tertawa dan terkejut dengan aksi-aksi menggemaskan Jack-Jack yang baru saja mengeksplorasi kekuatannya.

Kelemahan

Meski dipadati dengan adegan-adegan aksi yang menegangkan dan beberapa momen mengharukan, sayangnya jalan cerita The Incredibles 2 dapat tertebak dan tidak terlalu beda jauh dari film pertamanya. Yakni seorang kaya dengan ambisi baik datang menawarkan keluarga Parr pekerjaan tetapi ternyata memiliki niat lain di belakangnya. Meski ada perbedaan seperti peran "kepala keluarga" yang diambil alih oleh Helen/Elastigirl, sayangnya konflik cerita dari film ini seolah merupakan repetisi dari film sebelumnya.

KEKUATAN SUPER. Meski terlihat normal, ketiga anak ini memiliki kekuatan super masing-masing. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

KEKUATAN SUPER. Meski terlihat normal, ketiga anak ini memiliki kekuatan super masing-masing. Foto dari screen capture akun YouTube Disney-Pixar

Rating

8/10

Rekomendasi

Sekuel yang ditunggu-tunggu selama 14 tahun ini tentu wajib ditonton baik bagi mereka yang mengikuti kisah keluarga Parr dari film awal maupun bagi mereka yang tidak. Penonton akan bernostalgia dan disuguhi keseruan dari aksi dan kelucuan para pahlawan super dilengkapi dengan animasi yang sungguh apik.

—Rappler.com