Piala Dunia 2018: Hasil lengkap penyisihan grup H

Grup H dihuni Polandia, Senegal, Kolombia, dan Jepang

Choki Sihotang

12:12:19am June 29, 2018

1:12:23am June 29, 2018

JAKARTA, Indonesia — Kompetisi sepak bola terbesar Piala Dunia 2018 telah resmi dimulai. Sebanyak 32 negara peserta memulai turnamen dengan melalui babak penyisihan grup.

Penyisihan grup H dimulai dengan pertandingan antara Kolombia melawan Jepang yang berlangsung pada Selasa, 19 Juni, pukul 19:00 WIB. Sementara dua tim lainnya, Polandia dan Senegal bertemu di hari yang sama pukul 22:00 WIB.

Siapa yang akan lolos ke babak 16 besar? Berikut hasil lengkap pertandingan penyisihan grup H.

Kamis, 28 Juni

Senegal vs Kolombia

Hasil akhir: 0-1

Jalannya pertandingan:

KETAT. Juan Quintero dari Kolombia dikawal dua pemain Senegal dengan ketat. Foto dari FIFA.com

KETAT. Juan Quintero dari Kolombia dikawal dua pemain Senegal dengan ketat. Foto dari FIFA.com

Kesedihan menyelimuti seluruh pemain Senegal, terlebih sang pelatih Aliou Cisse. Soalnya, Senegal harus tersingkir dari Piala Dunia 2018 dengan cara tragis.

Pada pertandingan terakhir di babak penyisihan di Samara Arena, Kamis, 28 Juni malam WIB, Senegal kalah 0-1 dari Kolombia. Petaka di gawang Senegal yang dikawal Khadim N'Diaye terjadi pada menit ke-74 lewat sundulan pemain Kolombia, Yerry Mina. 

Mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya, pemain-pemain Senegal yang mendapat suntikan semangat dari pendukung setia, mencoba mengejar ketinggalan. Sayang, hingga laga usai, skor 0-1 sama sekali tak berubah.

Dan tatkala wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, Sadio Mane dan kawan-kawan tampak berdiri lemas dengan wajah memelas. 

Sejatinya, Senegal masih punya peluang lolos. Itu karena mereka punya poin yang sama dengan Jepang, yakni empat. Keduanya juga memiliki selisih gol yang sama. Tapi Jepang, yang kalah 0-1 dari Polandia, dinyatakan melangkah ke babak selanjutnya berdasarkan pertimbangan fair play terkait jumlah kartu kuning. Jepang hanya mengoleksi empat kartu kuning, sedangkan Senegal enam. 

Kolombia berada di puncak klasemen Grup H, disusul kemudian Jepang. Polandia dan Senegal terhenti. Di babak sistem gugur, Kolombia berjumpa runner up Grup G, Inggris, pada 3 Juli di  Otkritie Arena, Moskow.

Jepang vs Polandia

Hasil akhir: 0-1

Jalannya pertandingan:

LOLOS. Memastikan lolos ke babak 16 Besar, Yuto Nagatomo bersama rekannya di timnas Jepang berterima kasih pada pendukung mereka di stadion Volgograd Arena. Foto dari FIFA.com

LOLOS. Memastikan lolos ke babak 16 Besar, Yuto Nagatomo bersama rekannya di timnas Jepang berterima kasih pada pendukung mereka di stadion Volgograd Arena. Foto dari FIFA.com

Walau kalah, Jepang tetap tersenyum. Wakil Asia melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, mewakili Grup H bersama Kolombia.

Bertanding melawan Polandia, Jepang kalah 0-1, saat keduanya bentrok di Volgograd Arena, Kamis, 28 Juni malam WIB. Gol penentu kemenangan Polandia tercipta pada babak kedua menit ke-59 setelah Jan Bednarek sukses memaksimalkan tendangan bebas. Bola yang meluncur deras tak mampu diantisipasi oleh kiper Jepang, Eiji Kawashima.

Jepang yang diarsiteki Adam Nawalka mencoba mengejar ketinggalan. Samurai Biru sangat membutuhkan kemenangan untuk mengamankan langkah ke babak selanjutnya. Hanya saja, hingga wasit Janny Sikazwe (Zambia) meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga, gol yang diharapkan Jepang tak pernah tercipta. Skor 1-0 untuk Polandia tetap bertahan.

Beruntung, pada pertandingan lain, Senegal tak mampu mengalahkan Kolombia. Kolombia menang dengan skor tipis 1-0 lewat gol yang diceploskan Yerry Mina pada menit ke-74. Dengan demikian, Jepang bernapas lega. Polandia dan Senegal tersingkir.

Di babak 16 besar, Jepang akan bertemu juara Grup G, Belgia, di Rostov Arena, Rostov-on-Don, 2 Juli. Sementara, Kolombia selaku juara grup akan bertanding melawan runner up Grup G, Inggris, di Otkritie Arena, Moskow, 3 Juli.

Senin, 25 Juni 

Polandia vs Kolombia

Hasil akhir: 0-3

Jalannya pertandingan:

MENANG. Kolombia merayakan kemenangan mereka atas Polandia dengan skor 3-0. Foto dari FIFA.com

Polandia menjadi negara Eropa pertama yang terdepak dari ajang Piala Dunia 2018. Pil pahit harus mereka reguk usai dipermalukan Kolombia dini hari tadi atau Senin, 25 Juni WIB. Tanpa perlawanan berarti, Polandia dicukur tiga gol tanpa balas.

Tambahan tiga poin membuat Kolombia menjaga asa untuk lolos ke babak 16 besar. Pada 28 Juni nanti, Kolombia akan bertanding melawan Senegal yang pada laga beberapa jam sebelumnya ditahan Jepang 2-2. Jika ingin melangkah ke babak selanjutnya, maka tak ada pilihan Kolombia harus bisa meraup angka penuh dari Senegal.

Diperkuat pemain bintang macam Robert Lewandowski, Polandia ternyata tak bisa berbuat banyak. Jelang berakhirnya babak pertama, gawang Wojciech Szczesny dijebol penyerang Kolombia, Yerry Mina, yang membuat skor menjadi 1-0.

Pada babak kedua, dua gol kembali bersarang di gawang Szczesny. Dua gol tambahan Kolombia masing-masing dilesakkan oleh Radamel Falcao pada menit ke-70 dan lima menit setelah itu giliran Juan Cuadrado yang menggoreskan namanya di papan skor. 

Tertinggal 0-3 membuat Polandia bak kehilangan darah dan semangat tempur. Terlebih Kolombia sama sekali tak memberi kesempatan kepada anak-anak asuh Adan Nawalka guna mengembangkan permainan terbaiknya. 

Sampai wasit meniup peluit panjang, Lewandowski dan kawan-kawan tak mampu mencetak satu gol pun. Ini kekalahan kedua Polandia di babak penyisihan Grup H yang membuat mereka harus angkat kaki dari Rusia lebih awal. 

Minggu, 24 Juni

Jepang vs Senegal

Hasil akhir: 2-2

Jalannya pertandingan:

GOL. Takashi Inui dari Jepang mencetak gol pertama Jepang saat berhadapan dengan Senegal, Minggu, 24 Juni. Foto dari FIFA.com

GOL. Takashi Inui dari Jepang mencetak gol pertama Jepang saat berhadapan dengan Senegal, Minggu, 24 Juni. Foto dari FIFA.com

Keisuke Honda menjadi penyelamat Jepang. Gol pemain sarat pengalaman itu menyudahi duel melawan Senegal di Ekaterinburg Arena, Minggu, 24 Juni malam WIB, berakhir sama kuat 2-2.

Jepang sudah dikagetkan dengan gol cepat Senegal yang dicetak Sadio Mane saat laga matchday kedua penyisihan Grup H baru berjalan 11 menit. 

Jepang yang turun dengan formasi 4-2-3-1 baru bisa menyamakan skor 23 menit kemudian. Gol diceploskan Takashi Inui, memaksimalkan assist Umpan Yuto. 

Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, duel yang disaksikan langsung fans kedua negara yang hadir stadion, semakin seru. Senegal yang dibidani Aliou Cisse kembali memimpin pada menit ke-71. Gol kedua Lions of Teranga dibukukan Moussa Wague.

Jepang tak patah semangat. Samurai Blues terus mengintai kesempatan dan akhirnya sebuah peluang emas berhasil dimaksimalkan dengan sempurna oleh Honda pada menit ke-78. Gol berawal dari kemulut yang terjadi di depan gawang Senegal yang dijaga Khadim N'Diaye. 

Gol Honda sekaligus mengunci skor. Tak ada lagi gol yang tercipta hingga laga usai. 

Nasib Jepang dan Senegal ditentukan pada 28 Juni, lolos tidaknya mereka ke babak 16 besar. Jepang akan bertanding melawan Polandia, sedangkan Senegal versus Kolombia. Pada laga perdana, Jepang berhasil mengalahkan Kolombia. Sementara Senegal menekuk Polandia. Jadi, baik Jepang maupun Senegal sama-sama mengantongi empat poin. 

Selasa, 19 Juni 

Polandia vs Senegal

Hasil akhir: 1-2

Jalannya pertandingan:

BEREBUT BOLA. Pertarungan sengit antara timnas Polandia dan Senegal berbuah kemenangan Senegal. Foto dari FIFA.com

Telat panas serta tampil buruk, Polandia bertekuk lutut di kaki Senegal. Gol balasan di menit-menir akhir pertandingan tak mampu menyelamatkan Polandia dari kekalahan. Tim asuhan Adam Nawalka menyerah 1-2 dalam laga babak penyisihan Grup H Piala Dunia 2018 yang dihelat di Spartak Stadium, Selasa, 19 Juni malam WIB. 

Tanda-tanda kekalahan Bialo-Czerwoni sudah terlihat pada menit ke-37. Thiago Cionek melakukan gol bunuh diri saat terjadi kemelut di depan gawang Wojciech Szczesny. Cionek bermaksud mengantisipasi tendangan mendatar pemain Senegal, Idrissa Guaye. Tapi si kulit bundar malah mengarah ke gawang sendiri. 

Tertinggal, Polandia yang memang lebih mendominasi penguasaan bola (59 persen), mencoba menjaga asa. Tombak utama mereka, Robert Lewandowski, diharapkan bisa menjebol gawang lawan. Namun sial bagi pemain Bayern Munich itu, semua upaya yang dia lakukan tak berbuah manis. 

Senegal justru menambah gol pada menit ke-60. Lagi, gol tersuguh berkat kecerobohan pemain belakang Polandia dan  kali ini Grzegorz Krychowiak layak dijadikan kambing hitam. Krychowiak bermaksud memberikan bola kepada kiper Wojciech Szczesny dengan umpan back pass. Szczesny keluar dari sarangnya, diiringi dengan Mbaye Niang, penyerang Senegal, yang berlari kencang dari arah berlawanan. Niang berhasil merebut bola, lalu menggiringnya ke kotak penalti dan tanpa kesulitan menyarangkannya ke gawang Szczesny. 

Tertinggal dua gol, Polandia tak patah semangat. Lewandowski cs terus berusaha. Dan hasilnya terlihat jelas pada menit ke-86. Tandukan Krychowiak di kotak penalti, memaksimalkan tendangan bebas rekannya, menggetarkan gawang Khadim N'Diaye. 

Polandia terus memburu gol. Sementara, Senegal, dengan instruksi sang pelatih dari pinggir lapangan, Aliou Cisse, memilih merapatkan barisan di belakang. Sesekali melakukan serangan balik. 

Menerapkan sapu bersih, Senegal berhasil mementahkan peluang-peluang Polandia. Dan skor 2-1 bertahan hingga laga usai. 

Senegal, untuk sementara, bercokol di puncak klasemen. Diikuti Jepang di posisi kedua yang pada duel sebelumnya sukses membungkam Kolombia, juga dengan skor tipis 2-1. 

Kolombia vs Jepang

Hasil akhir: 1-2

Jalannya pertandingan:

MENANG. Gol kedua yang dicetak oleh Yuya Osako ke gawang David Ospina memastikan kemenangan Jepang atas Kolombia. Foto dari FIFA.com

Luar biasa, Jepang! Tampil agresif dengan penguasaan bola 59 persen, Samurai Biru meraup angka sempurna pada laga penyisihan Grup H Piala Dunia 2018 di Mordovia Arena, Selasa, 19 Juni malam WIB. 

Tak hanya meraih kemenangan krusial, skuat besutan Akira Nishino juga memahat sejarah. Di pentas terakbar, inilah kali pertama tim Asia mampu mengalahkan tim asal Amerika Selatan. Wajar kemudian, jika Jepang merespons hasil yang dituai Shinji Kagawa dan kawan-kawan dengan euforia. 

Hanya saja, Jepang tak boleh larut dalam kemenangan. Sebab, jalan masih panjang. Tapi setidaknya, kemenangan perdana ini membuat para penggawa  Samurai Biru kian optimistis menatap duel-duel selanjutnya.

Tak butuh waktu lama bagi Jepang untuk memimpin laga. Shinji Kagawa sukses memaksimalkan tendangan penalti saat laga masih bergulir empat menit. 

Pelanggaran yang terjadi di kotak penalti di awal-awal laga menjadi petaka bagi Kolombia. Shinji Kagawa sukses menaklukkan David Ospina, kiper Kolombia. 

Dan yang paling tragis dari buntut pelanggaran itu, wasit yang memimpin pertandingan, Damir Skomina (Slovenia), mengganjar Davinson Sanchez dengan kartu merah. Alhasil, Kolombia harus bertempur dengan 10 pemain.

Meski begitu, Kolombia yang diarsiteki Jose Pekerman masih bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-39. Kali ini, giliran kiper Jepang, Eiji Kawashima, tak mampu mengantisipasi bola mati berkat tendangan bebas yang dieksekusi dengan jitu oleh Juan Quintero. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Kolombia yang diperkuat pemain-pemain terbaiknya seperti Juan Cuadrado, James Rodriguez, Carlos Bacca, dan Radamel Falcao, akhirnya harus gigit jari di akhir laga. Jepang mampu berbalik unggul sekaligus mengunci kemenangan lewat gol Yuya Osako. Skor 2-1 untuk Jepang bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

—Rappler.com