Prediksi Uruguay vs Portugal: Adu tajam Suarez vs Ronaldo

Pelatih Uruguay sudah menyiapkan strategi untuk mematikan pergerakan Ronaldo

Choki Sihotang

3:43:50am June 30, 2018

3:53:35am June 30, 2018

Foto dari FIFA.com

Foto dari FIFA.com

JAKARTA, Indonesia —Sejatinya, Portugal kurang begitu dijagokan di Rusia. Seleccao das Quinas diprediksi bernasib sama seperti Piala Dunia sebelumnya, selalu gagal menuju final.

Pencapaian terbaik Portugal tersuguh pada 1966 di Inggris. Mereka sukses finis di posisi ketiga. Pada 2006 di peringkat keempat. Hanya di dua Piala Dunia itulah Portugal mampu bicara banyak. 2014 di Brasil, Portugal tersisih di babak penyisihan grup.

Namun melihat banyaknya kejutan di Piala Dunia 2018, dukungan terhadap Portugal mulai tumbuh. Terjungkalnya Jerman selaku juara bertahan dan performa yang tak begitu meyakinkan tim-tim unggulan macam Brasil dan Argentina maupun Spanyol membuat Portugal masuk daftar juara. 

Portugal melangkah ke babak 16 besar dengan status runner up Grup B dengan torehan poin lima hasil dari satu kemenangan (1-0 vs Maroko) dan dua imbang (3-3 vs Spanyol, 1-1 vs Iran). Juara grup adalah Spanyol.

(BACA JUGA: Piala Dunia 2018: Hasil lengkap penyisihan grup B)

Jalan terjal dan berliku harus dilewati Portugal, demi mewujudkan misi dan mimpi. Satu rintangan maha berat yang harus mereka hadapi adalah Uruguay. Pertandingan Portugal vs Uruguay akan dihelat di Fisht Olympic Stadium, Sochi, Minggu, 1 Juli. 

Kekuatan merata

Di ajang Piala Dunia, Uruguay masih lebih moncer ketimbang Portugal. Uruguay sudah dua kali juara, 1930 dan 1950. Tiga kali lolos ke semifinal dan jadi peringkat keempat: 1954, 1970, 2010. Akan tetapi, di Brasil, saat Piala Dunia 2014, nasib Uruguay tak jauh beda dengan Portugal. Sama-sama melempem di putaran pertama. 

Mengantungi nilai sempurna (9), Charruas tampil sebagai juara Grup A. Skuat asuhan Oscar Tabarez mampu mengalahkan semua pesaingnya yakni Arab Saudi, Mesir, dan tuan rumah Rusia. Rusia yang pada dua laga tampil hebat, digilas dengan skor mencolok tiga gol tanpa balas. 

Ditilik dari materi pemain, Uruguay masih lebih merata pemain bintangnya. Di depan, dua penyerang utama jadi andalan yakni Luis Suarez serta Edinson Cavani. Masih ada nama beken lain semisal Diego Godin, Martin Caceres, pun Jose Gimenez. 

PEMAIN BINTANG. Skuat Uruguay yang dihuni sejumlah pemain bintang dunia. Foto dari FIFA.com

PEMAIN BINTANG. Skuat Uruguay yang dihuni sejumlah pemain bintang dunia. Foto dari FIFA.com

Bandingkan dengan Portugal yang lebih mengandalkan dua nama, Cristiano Ronaldo dan Pepe. 

Toh begitu, duel dipastikan bergulir ketat. Maklum, kedua tim sama-sama tak ingin jadi pecundang di akhir laga. Portugal yang pada 2016 menjuarai Piala Eropa siap bertarung habis-habisan hingga tetes darah terakhir. Ronaldo dan kawan-kawan maju tak gentar. Keyakinan tersebut membuncah menyusul pernyataan positif sang pelatih, Fernando Santos.

Santos, dilansir Soccerway, mengaku siap 100 persen menghadapi Uruguay. "Kami sudah punya senjata untuk mengalahkan mereka," ucap Santos, tanpa merinci senjata apa yang dia maksud.

Foto dari FIFA.com

Foto dari FIFA.com



Bisa jadi, senjata yang dimaksud Santos adalah Ronaldo. Sejauh ini, CR7 sudah mengoleksi empat gol. Pemain kepunyaan Real Madrid itu masuk daftar pencetak gol terbanyak sementara bersama Romelu Lukaku (Belgia/empat gol),  Denis Cheryzhev (Rusia/tiga gol), Diego Costa (Spanyol/tiga gol), dan tempat teratas diisi striker Inggris, Harry Kane, dengan koleksi lima gol. 

(BACA JUGA: Duel terakhir di pentas tertinggi)

Gawang Uruguay yang dikawal Fernando Muslera masih perawan alias belum ternoda. Itu tak lepas dari kedisiplinan bek-bek Uruguay. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Ronaldo.

'Mematikan' pergerakan Ronaldo

Tak hanya Ronaldo, duel juga menjadi ajang pembuktian bagi Suarez, tombak Barcelona, musuh besar Madrid. Kedua penyerang itu selama ini selalu menjadi sorotan di La Liga, kompetisi paling bergengsi di Spanyol, pun di pentas Liga Champions. Ronaldo sukses membawa Madrid memenangkan Liga Champions 2017/2018, namun gagal di La Liga.

Trofi tersebut dimenangkan Barcelona dan Suarez punya kontribusi besar tentu saja, selain Lionel Messi. Kini, dalam balutan jersey timnas, keduanya bertekad meraih kemenangan. 

TOMBAK. Luis Suarez dipastikan jadi salah satu tombak terkuat Uruguay saat melawan Portugal. Foto dari FIFA.com

TOMBAK. Luis Suarez dipastikan jadi salah satu tombak terkuat Uruguay saat melawan Portugal. Foto dari FIFA.com



Oscar Tabarez, juru racik Uruguay, mengatakan, dirinya sudah menyiapkan strategi untuk mematikan pergerakan Ronaldo. "Kami akan bekerja secara kolektif agar bisa menahan agresivitas Ronaldo," kata Tabarez, dikutip dari Four Four Two. 

Sejarah pertemuan kedua tim di pentas Internasional, tak punya riwayat panjang. Keduanya baru bertemu dua kali dan itupun sudah sangat lama, jauh sebelum Ronaldo dan Suarez lahir. Portugal berhasil tak terkalahkan dalam dua duel tersebut. Pertemuan terakhir pada 2 Juli 1972 dalam pertandingan Brazilian Independence Cup di Maracana Stadium berakhir sama kuat 1-1.

Menarik untuk ditunggu memang, duel pertama Uruguay vs Portugal di pentas Piala Dunia. Apakah Uruguay yang menang, atau justru Portugal-lah yang tersenyum di akhir laga, entahlah. Waktu yang akan menjawab. Yang pasti, duel bakal berlangsung ketat. 

Data dan fakta skuat Uruguay

Penyisihan grup
Jumat, 15 Juni: Mesir vs Uruguay 0-1
Rabu, 20 Juni: Uruguay vs Arab Saudi 1-0
Senin, 25 JUni: Uruguay vs Rusia 3-0

Juara: 1930, 1950 

Perkiraan susunan pemain:
Fernando Muslera, Martin Caceres, Jose Maria Gimenez, Diego Godin, Diego Laxalt, Nahitan Nandez, Lucas Torreira, Matias Vecino, Rodrigo Bentancur, Luis Suarez, Edinson Cavani

Pelatih: Oscar Tabarez

Data dan fakta skuat Portugal

Penyisihan grup
Sabtu, 16 Juni: Portugal vs Spanyol 3-3
Rabu, 20 Juni: Portugal vs Maroko 1-0
Selasa, 26 Juni:  Iran vs Portugal 1-1

Juara: Belum pernah

Perkiraan susunan pemain:
Rui Patricio, Cedric Soares, Pepe, Jose Fonte, Guerreiro, Raphael Quaresma, William Carvalho,  Joao Moutinho, Mario Rui, Cristiano Ronaldo, Andre Silva

Pelatih: Fernando Santos

—Rappler.com