Berita hari ini: Jumat, 10 November 2017

Perkembangan berita terbaru yang perlu Anda ketahui

Rappler.com

Published: 1:44 PM November 10, 2017

Updated: 1:46 AM November 10, 2017

Hallo pembaca Rappler!

Pantau terus laman ini untuk memperbarui berita terbaru pilihan redaksi Rappler Indonesia pada Jumat, 10 November 2017.

Ketua KPK Agus Rahardjo: Jangan adu KPK dengan Polri

OTT. Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua Laode Syarif (kiri) dan Saut Situmorang (kanan), Jamintel Kejaksaan Agung Adi Toegarisman (kedua kanan) memberikan keterangan pers mengenai operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 1 April. Foto oleh Akbar Nugroho Gumay/ANTARA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengaku enggan menanggapi soal pelaporan terhadap dirinya oleh kuasa hukum Setya Novanto, Sandi Kurniawan ke Bareskrim Mabes Polri. Agus dan Saut Situmorang diduga telah memalsukan surat pencekalan bagi Setya ke luar negeri.

Jika Saut tidak ingin menanggapinya sebagai serangan balik dan upaya kriminalisasi terhadap KPK, lalu apa tanggapan Agus?

“Enggak sah ditanggapi,” ujar Agus.

Lagipula, kata Agus Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian sudah mengklarifikasi dan memanggil bawahannya yang mengeluarkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP). Oleh sebab itu, ia enggan menanggapi kasus tersebut.

“KPK dan Polri jangan diadu,” ujar dia.

Tito pun sudah menegaskan bahwa status Agus dan Saut masih sebagai terlapor dan belum jadi tersangka.

“(Statusnya) masih terlapor ya, bukan tersangka,” kata dia. Selengkapnya baca di sini.

Pemerintah Saudi berikan hadiah naik haji gratis kepada aktivis difabel Sri Lestari

NAIK HAJI GRATIS. Duta Besar Kerajaan Saudi untuk Indonesia, Osama bin Muhammad Al-Shuaibi mengunjungi Sri Lestari di kediamannya di Yogyakarta pada Selasa, 7 November. Dubes Osama memberikan hadiah berupa naik haji gratis untuk Sri dan kedua orang tuanya. Foto: Kedutaan Saudi di Jakarta

Osama mengetahui mengenai Sri dari media sosial Instagram. Ia terharu dengan perjuangan Sri yang membantu para difabel dan aktivitasnya berkeliling Indonesia dengan menggunakan kursi roda.

“Dubes menyatakan bahwa ini merupakan apresiasi atas kegigihan dan kesabarannya, di mana kekurangan yang ada di dalam dirinya tidak menghalangi untuk terus menebar semangat dan kebaikan bagi orang lain,” ujar perwakilan Kedutaan Saudi di Jakarta melalui keterangan tertulis.

Selain fasilitas naik haji gratis bagi Sri, Pemerintah Saudi juga memberikan fasilitas serupa bagi kedua orang tuanya.

“Kedubes Saudi di Jakarta akan menanggung semua biaya perjalanan itu,” katanya.

Osama juga memberikan kursi roda baru kepada Sri dengan mesin yang lebih baik sehingga dapat membantunya untuk beraktivitas. Melalui perjalanannya keliling Indonesia, Sri turut mengabadikan keindahan pemandangan di Tanah Air kepada publik. Walau dalam keadaan terbatas, namun Sri turut mengampanyekan pariwisata Indonesia kepada khalayak luas. Baca profil Sri di sini.

KPK: Pahlawan generasi now adalah mereka yang anti korupsi

PAHLAWAN ANTI KORUPSI. Saut Situmorang pahlawan generasi now adalah mereka yang anti terhadap korupsi. Foto oleh ANTARA

“Mereka harus jujur, peduli, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, sederhana, adil bahkan sabar,” ujar Saut usai menggelar upacara peringatan hari Pahlawan di depan kantor KPK, Jakarta Selatan.

Ia menjelaskan sifat tidak sabar merupakan salah satu penyebab orang-orang di Indonesia kerap berlaku korup. Salah satunya ingin mendapatkan sesuatu dengan tidak sabar.

“Nah, kalau orang enggak sabar kemudian melakukan sesuatu, kalau ketemu barang bukti ya dibawa ke depan pengadilan,” tuturnya lagi.

Saut juga menyadari jika KPK tengah menghadapi tantangan dalam memberantas korupsi. Hal itu juga disampaikannya ketika berpidato bahwa perjuangan KPK saat ini semakin berat. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci apa tantangan berat yang ia maksud. Diduga, itu terkait pelaporan yang dilakukan kuasa hukum Setya Novanto ke Bareskrim Mabes Polri terkait penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan surat. Selengkapnya baca di sini.

Pesawat Nurtanio N219 akan dipasarkan dengan harga Rp 81 miliar

DIPASARKAN. Presiden Joko "Jokowi" Widodo berpesan pesawat Nurtanio sudah bisa dipasarkan pada tahun 2018. Foto diambil dari akun Twitter @Setkabgoid

Lalu, berapa harga jual pesawat itu? Menurut Direktur Produksi PTDI, Arie Wibowo, harga jual pesawat N219 berada di kisaran US$ 6 juta atau Rp 81 miliar per unit.

“Kita (jual) di kisaran US$ 6 jutaan ya,” ujar Arie.

Pesawat Nurtanio ini bisa digunakan untuk mengangkut penumpang sipil, angkutan militer, angkutan barang atau kargo, evakuasi medis, hingga mendistribusikan bantuan saat bencana alam. Dengan kelebihan yang dimilikinya, pesawat Nurtanio lebih murah dibandingkan pesaingnya yakni Twin Otter.

Presiden Jokowi berpesan ke depan pesawat Nurtanio sudah harus bisa dipasarkan.

“Ya, ini kalau sudah selesai artinya proses berikutnya adalah proses bisnis. Harus bisa dipasarkan, harus bisa masuk komersial,” kata Jokowi di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma. Selengkapnya baca di sini.

Pelatih timnas U-19 Indra Sjafri dipecat PSSI?

DIPECAT. Pelatin Timnas U-19 dikabarkan dipecat oleh PSSI. Keputusan resmi akan diumumkan pada Jumat, 10 November. Foto oleh Fikri Yusuf/ANTARA

PSSI memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya karena gagal mempersembahkan gelar juara di ajang Piala AFF 2017. Garuda muda hanya mampu mencapai hingga ke babak semifinal usai dikalahkan 2-3 dari Thailand.

Sedangkan di kualifikasi Piala Asia di Korea Selatan, mereka meraih peringkat ketiga Grup F. Namun, Indonesia dipastikan lolos sebagai tuan rumah.

Anggota Exco PSSI, Dirk Soplanit mengakui ada wacana agar kontrak Indra tidak lagi diperpanjang. Tetapi, keputusan final baru ditentukan hari ini.

“Ya, memang semalam membahas evaluasi tentang Indra Sjafri. Tapi, hari ini kami akan rapat kembali dan mengumumkannya,” ujar Dirk. Selengkapnya baca di sini.

Saut: Tunggu beberapa jam ke depan untuk pengumuman tersangka baru kasus KTP Elektronik

PERTANYAAN. Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kanan) dan Saut Situmorang menjawab pertanyaan dari komunitas anti korupsi di Gedung KPK, Senin, 30 Oktober. Foto oleh Wahyu Putro A/ANTARA

“Nanti, kalian tunggu aja beberapa jam ke depan,” ujar Saut yang ditemui di gedung Dwi Warna KPK.

Respons yang tidak jauh berbeda juga disampaikan oleh juru bicara KPK Febri Diansyah. Ia masih menutup rapat-rapat nama tersangka baru tersebut dan memilih untuk mengumumkannya dalam jumpa pers yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Nanti, pada saatnya akan kami umumkan dalam jumpa pers yang akan dilakukan di waktu yang tidak lama lagi,” kata Febri di tempat yang sama.

Munculnya nama Setya yang diduga kembali dijadikan sebagai tersangka, karena pada pekan ini Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) sudah bocor ke media. Dalam surat itu tertulis jika penyidik KPK sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) sejak tanggal 31 Oktober terhadap Ketua DPR itu. Selengkapnya baca di sini.

- Rappler.com